Tuesday, April 15, 2014

5 Ide Baru Dalam Bermain Game Bahasa Inggris di Kelas

The coffepot Game

Ini adalah permainan yang sangat menyenangkan untuk diterapkan di kelas anda. Tujuan dari permainan ini adalah melatih kemampuan siswa dalam menggunakan kalimat pertanyaan untuk menebak sebuah kata kerja.
Mintalah seorang siswa untuk keluar kelas, sementara tunjukkan sebuah kata kerja kepada semua siswa yang ada di dalam kelas. (misal: "walk". "eat", "dance", dll). 

Kemudian, mintalah siswa yang berada di luar tadi untuk masuk kembali ke dalam kelas. Dan dia harus mencari tahu kata kerja yang telah disebutkan tadi dengan menggunakan “Yes-No Question” pada siswa yang lain. Gunakan kata “coffeepot” sebagai kata pengganti untuk kata kerja yang harus ditebak tadi. Contoh : “Do you coffeepot everyday?”, "Do you coffeepot with your legs? ", "Do you coffeepot in the diningroom? " sampai akhirnya dia bisa menebak kata misterius tadi.

WHAT’S BEHIND YOU? (Memory Game)


Mintalah siswa untuk tetap tinggal di tempat duduknya masing-masing. Kemudian berilah mereka waktu untuk memperhatikan siswa yang duduk di belakang mereka dan segala sesuatu yang berada di sekitarnya. Setelah itu, tunjuklah siswa secara acak untuk mendiskripsikan teman di belakangnya. Seperti baju apa yang sedang ia pakai, sepatunya, warna tasnya, aksesories yang ia gunakan, benda-benda yang ada di atas mejanya, dan lain-lain. Sebelum mendiskripsikan, mata dari siswa itu harus ditutup.




Contoh :
“I want to tell about my friend, Lisa. She is wearing a white shirt. Her bag is blue with “tweety” picture on it, She is wearing blak shoes. There are 2 books and a dictionary on her desk”.
Dalam memilih siswa secara lebih menarik, anda bisa menggunakan sebuah bola yang anda lemparkan tanpa melihat ke arah siswa. Siswa yang terkena bola tersebut, atau siswa yang terdekat dari bola tersebut yang harus menceritakan tentang teman mereka.

Words Chain

Mintalah siswa pertama untuk menyebutkan sebuah kata atau kalimat seperti misalnya : “I played soccer”, kemudian siswa di sampingnya harus mengatakan kalimat yang sama dan membuat sebuah kalimat yang baru, “He played soccer and I watched TV”. Siswa yang duduk di sampingnya kemudian mengulang dua kalimat sebelumnya dan mengucapkan sebuah kalimat yang baru, “He played soccer, she watched TV and I played computer games”.

Hitunglah jumlah kalimat yang bisa diingat siswa dan lanjutkan sampai seorang siswa membuat kesalahan atau tidak ingat. Ketika seorang siswa membuat kesalahan atau lupa, mulailah lagi sebuah kata atau kalimat yang baru dari siswa tersebut. Siswa yang paling banyak mengingat kata atau kalimat adalah pemenangnya. Ulangi lagi sampai ada yang bisa membuat rekor baru dalam kelas tersebut.

Anda bisa menggunakan permainan ini pada setiap materi pelajaran di kelas anda. Jika sedang mempelajari tentang “Present Continuos Tense, maka suruh siswa membuat kalimat dengan menggunakan tense tersebut.


What time is it Mr. Wolf?

Mintalah sekelompok siswa untuk berdiri berderet ke belakang dan seorang siswa untuk berdiri berlawanan di depan menjadi Mr. Wolf. Pastikan bahwa jarak siswa yang berderet dengan Mr. Wolf cukup jauh. Kemudian suruhlah siswa yang berderet untuk bertanya pada Mr. Wolf, “ What time is it Mr. Wolf?” dan Mr. Wolf menjawab waktu tertentu. Misal “It’s 4 o’clock”, kemudian siswa yang berderet melangkah sebanyak 4 langkah ke depan.



Kemudian mereka bertanya lagi, sampai akhirnya jarak mereka cukup dekat bagi Mr. Wolf untuk mengejar dan menangkap salah satu dari mereka sambil berkata, “It’s lunchtime!!”. Ketika salah seorang siswa tertangkap, maka dia harus menjadi Mr. Wolf berikutnya.

 SPEAK ABOUT CARDS

Siapkan beberapa kartu dan tulislah pada masing-masing kartu sebuah topik percakapan yang disukai oleh siswa kita. Selanjutnya, bagikan set kartu tersebut pada siswa. Kemudian kocoklah kartu tersebut dan ambil salah satu kartu untuk menjadi topik percakapan dalam kelompok mereka.


Sebaiknya, dalam memilih topik percakapan guru harus melihat kemampuan dan kondisi siswa. Untuk siswa yang mempunyai level setara elementary topiknya bisa berupa mendiskripsikan sebuah benda atau seseorang, kegiatan sehari-hari, kegiatan di waktu lampau, liburan, atau acara TV kesukaan mereka.

Untuk siswa yang mempunyai level lebih tinggi setara intermediate, pilihlah topik yang memancing siswa untuk memberikan pendapat mereka atau topik memiliki unsur pro dan kontra. Setelah semua anggota dalam grup selesai mengungkapkan atau menceritakan tentang topik tersebut, kartu yang lain bisa dipilih lagi untuk topik percakapan selanjutnya.



Artikel Terkait